Bacaan :
Mazmur
92:13-16
"Orang
benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras
di Libanon; mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah
kita. Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar, untuk
memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada
kecurangan pada-Nya. "
Renungan :
Setiap
orang secara alami pasti akan menjadi tua. Kondisi fisik semakin lemah, mata
mulai rabun, otak mulai pikun dan sebagainya. Sehingga tidak sedikit orang
menjadi khawatir ketika memasuki usia senja. Khawatir tidak bisa melakukan
apa-apa lagi, khawatir tidak dapat berguna dan bermanfaat bagi orang lain lagi.
Tenaga manusia memang akan menurun, kemampuan secara umum pun akan menurun.
Perihal ini, kita memang tidak bisa melawan hukum alam. Namun bukan berarti
kita harus berhenti menjadi berkat untuk orang lain.
Alkitab
mencatat beberapa orang yang tetap produktif di usia senjanya, di antaranya adalah
Nuh dan Kaleb. Kisah bahtera Nuh pastilah sudah tidak asing lagi bagi kita. Di
masa tuanya, Nuh diperintahkan oleh Tuhan untuk membuat sebuah bahtera. Bila
dilihat dari ukuran bahtera yang ditetapkan Tuhan, dipastikan ketika itu Nuh
harus bekerja sangat keras. Sebab membangun bahtera bukanlah karya yang mudah.
Orang yang muda sekalipun pasti akan merasa kesulitan untuk membangunnya,
apalagi Nuh di usia senjanya dengan kondisi fisik yang mulai menurun. Akan
tetapi Nuh terbukti berhasil membangun bahtera tersebut, karena Tuhan
menyertainya. Demikian pula hanya dengan Kaleb. Di usianya yang tidak muda lagi
tepatnya 85 tahun, ia masih sanggup berperang untuk merebut kota Hebron. Itu
semua karena Tuhan yang menjadikannya kuat.
Kiranya
kedua tokoh di atas dapat memberikan semangat kepada kita yang akan atau yang
saat ini sudah memasuki usia senja. Yang perlu dipahami dan diketahui adalah
Tuhan tidak akan pernah membatasi kita untuk bermanfaat bagi orang lain,
sekalipun usia kita tidak lagi muda. Pandangan dunia, kita mungkin tidak lagi
produktif, sulit mengerjakan perkara-perkara yang sukar, tetapi di pemandangan
Tuhan, kita tetap produktif, kita tidak pernah layu, kita tetap segar dan yang
terpenting Ia tidak pernah menganggap kita terlalu tua untuk melakukan pekerjaan-Nya.
Dunia memberikan batasan kepada kita, tetapi tidak demikian halnya dengan
Tuhan. Seberapapun usia kita saat ini, Tuhan akan memberikan kesempatan kepada
kita untuk menjadi berkat dan bermanfaat bagi orang lain.
Sekalipun
rambut kita memutih, kulit kita mulai berkeriput dan kondisi fisik kita mulai
menurun, percayalah Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita. Sekalipun orang
meragukan kemampuan kita, percayalah Tuhan tidak pernah meragukan kemampuan
kita. Sebab, sejak semula ia telah berjanji, ketika kita setia menghidupi
firman-Nya di dalam hidup kita, masa tua kita pun telah Ia jamin. Untuk itu
hilangkan rasa khawatir dalam hidup kita. Berapapun usia kita sekarang dan
sebesar apapun kekuatan kita sekarang, Tuhan ingin memakai kita dalam pekerjaan-Nya.
Kalau secara fisik kita tidak mampu, maka secara rohani kita masih bisa menjadi
pendoa bagi keluarga dan orang-orang yang ada di sekitar kita. Jadi
bersemangatlah dan tetap produktif. Tuhan Yesus memberkati.
Doa :
Tuhan
Yesus, aku bersyukur karena sampai hari ini penyertaan-Mu tetap kurasakan.
Sekalipun aku bertambah tua, engkau tidak pernah meninggalkanku. Amin. (Dod).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar