Translate

Selasa, 31 Januari 2023

Tetaplah Tenang

 


Bacaan :

Yesaya 30:15

Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu." Tetapi kamu enggan.

Renungan :

Suatu ketika ada beberapa penggali tambang yang bekerja setiap hari. Sudah beberapa tahun mereka tak pernah pindah tempat kerja. Jadi bisa dibayangkan bahwa tambang itu sangat dalam.  Hari itu mereka berada di dasar tambang itu dan secara tiba-tiba semua saluran arus listrik dalam tambang itu putus. Lampu-lampu semuanya padam. Gelap gulita meliputi dasar tambang itu, dan dalam sekejap terjadilah hiruk pikuk di sana. Setiap orang berusaha menyelamatkan diri sendiri namun mereka sungguh kehilangan arah. Setiap gerakan mereka pasti berakhir dengan benturan dan tabrakan, entah menabrak sesama pekerja atau menabrak dinding tambang. Situasi bertambah buruk karena udara yang semakin panas tanpa AC. Setelah lelah bergulat dengan kegelapan, mereka semua duduk lesu tanpa harapan. Satu dari para pekerja itu mulai bicara, "Sebaiknya kita duduk tenang dari pada hiruk-pikuk mencari jalan ke luar. Duduklah secara tenang dan berusahalah untuk merasakan hembusan angin. Karena angin hanya bisa berhembus masuk melalui pintu tambang ini." Mereka semua lalu duduk dalam hening. Saat-saat pertama keheningan, mereka tidak dapat merasakan hembusan angin. Namun perlahan-lahan mereka menjadi semakin peka akan hembusan angin sepoi-sepol yang masuk melalui pintu tambang. Akhirnya, dengan mengikuti arah datangnya angin itu, mereka dapat keluar dari dasar tambang yang gelap itu dengan selamat.

Bukankah hal tersebut juga berlaku dalam kehidupan kita. Mungkin kita sering mengalami kegelapan dalam perjalanan hidup ini. Di saat itu, perasaan kita mungkin kacau, dan kita seolah-olah tidak akan pernah melihat jalan keluar yang tepat.

Mari merenung sebentar. Sebenarnya, yang pertama-tama kita butuhkan dalam menghadapi setiap tantangan kehidupan adalah menenangkan diri dan berserah kepada Tuhan. Hanya dalam keheningan, penyerahan  dan berdoa memohon pertolongan kepada Tuhan Yesus, maka kita pasti akan memiliki ketenangan, dan setelah kita tenang, maka iman kita akan bangkit sehingga kita bisa melihat pokok masalah secara tepat dan dapat menemukan hikmat Tuhan untuk menyelesaikannya. Setelah itu, mari bertindak, karena iman tanpa tindakan tidak ada faedahnya. Jadi, kapanpun kita menghadapi tantangan dan pergumulan hidup, kita harus "Berserah, Beriman dan Bertindak." Jangan pernah terkejut jika tiba-tiba mukjizat datang menghampiri hidup kita. Tuhan Yesus memberkati.

Doa :

Tuhan Yesus, berilah aku ketenangan ketika  menghadapi permasalahan yang terjadi dalam hidupku, sehingga dengan ketenangan itu aku bisa merasakan kehadiran-Mu, saat bisa merasakan kehadiran-Mu aku dapat berdoa dengan penuh pengharapan, saat aku berdoa maka  mujizat akan terjadi. Amin. (Dod).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bekerjalah Dengan Segenap Hati

  Bacaan : Pengkhotbah 9:10 "Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada ...