Bacaan :
Yesaya
30:15
Sebab
beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Dengan
bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan
percaya terletak kekuatanmu." Tetapi kamu enggan.
Renungan :
Suatu
ketika ada beberapa penggali tambang yang bekerja setiap hari. Sudah beberapa
tahun mereka tak pernah pindah tempat kerja. Jadi bisa dibayangkan bahwa
tambang itu sangat dalam. Hari itu
mereka berada di dasar tambang itu dan secara tiba-tiba semua saluran arus
listrik dalam tambang itu putus. Lampu-lampu semuanya padam. Gelap gulita
meliputi dasar tambang itu, dan dalam sekejap terjadilah hiruk pikuk di sana.
Setiap orang berusaha menyelamatkan diri sendiri namun mereka sungguh
kehilangan arah. Setiap gerakan mereka pasti berakhir dengan benturan dan
tabrakan, entah menabrak sesama pekerja atau menabrak dinding tambang. Situasi
bertambah buruk karena udara yang semakin panas tanpa AC. Setelah lelah
bergulat dengan kegelapan, mereka semua duduk lesu tanpa harapan. Satu dari
para pekerja itu mulai bicara, "Sebaiknya kita duduk tenang dari pada
hiruk-pikuk mencari jalan ke luar. Duduklah secara tenang dan berusahalah untuk
merasakan hembusan angin. Karena angin hanya bisa berhembus masuk melalui pintu
tambang ini." Mereka semua lalu duduk dalam hening. Saat-saat pertama
keheningan, mereka tidak dapat merasakan hembusan angin. Namun perlahan-lahan
mereka menjadi semakin peka akan hembusan angin sepoi-sepol yang masuk melalui
pintu tambang. Akhirnya, dengan mengikuti arah datangnya angin itu, mereka
dapat keluar dari dasar tambang yang gelap itu dengan selamat.
Bukankah
hal tersebut juga berlaku dalam kehidupan kita. Mungkin kita sering mengalami
kegelapan dalam perjalanan hidup ini. Di saat itu, perasaan kita mungkin kacau,
dan kita seolah-olah tidak akan pernah melihat jalan keluar yang tepat.
Mari
merenung sebentar. Sebenarnya, yang pertama-tama kita butuhkan dalam menghadapi
setiap tantangan kehidupan adalah menenangkan diri dan berserah kepada Tuhan.
Hanya dalam keheningan, penyerahan dan
berdoa memohon pertolongan kepada Tuhan Yesus, maka kita pasti akan memiliki
ketenangan, dan setelah kita tenang, maka iman kita akan bangkit sehingga kita
bisa melihat pokok masalah secara tepat dan dapat menemukan hikmat Tuhan untuk
menyelesaikannya. Setelah itu, mari bertindak, karena iman tanpa tindakan tidak
ada faedahnya. Jadi, kapanpun kita menghadapi tantangan dan pergumulan hidup,
kita harus "Berserah, Beriman dan Bertindak." Jangan pernah terkejut
jika tiba-tiba mukjizat datang menghampiri hidup kita. Tuhan Yesus memberkati.
Doa :
Tuhan
Yesus, berilah aku ketenangan ketika
menghadapi permasalahan yang terjadi dalam hidupku, sehingga dengan
ketenangan itu aku bisa merasakan kehadiran-Mu, saat bisa merasakan kehadiran-Mu
aku dapat berdoa dengan penuh pengharapan, saat aku berdoa maka mujizat akan terjadi. Amin. (Dod).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar