Bacaan :
2
Raja-raja 5 : 11
Tetapi
pergilah Naaman dengan gusar sambil berkata : “Aku sangka bahwa
setidak-tidaknya ia datang ke luar dan
memanggil nama TUHAN Allahnya, lalu menggerak-gerakkan tangannya di atas
penyakit itu dsn dengan demikian menyembuhkan penyakit kustaku!”
Renungan :
Kita
tentu pernah berdoa dan meminta sesuatu kepada Tuhan. Apa yang kita pikirkan
saat meminta sesuatu kepada Tuhan? Hampir semua dari kita mengharapkan agar
Tuhan menjawab semua doa sesuai keinginan kita. Contohnya : “Tuhan, aku mohon
berikanlah aku pekerjaan.” Dengan doa yang demikian rata-rata kita berharap
agar Tuhan memberikan kita pekerjaan dengan cepat. Namun ketika jawaban doa
yang kita terima harus dilakukan dengan menjalani tes dan persyaratan
bermacam-macam apa yang terjadi?
Naaman
pada saat datang pada Elisa, bukan hanya datang dengan sebuah permohonan tetapi
juga dengan membawa metode tertentu sebagai jawaban atas permohonannya
tersebut. Metodenya adalah bahwa Elisa datang mendoakannya atau menyentuh
bagian tubuhnya yang sakit, lalu ia mengalami kesembuhan. Namun kenyataan yang
terjadi tidaklah sesuai dengan apa yang ia harapkan. Ia justru disuruh pergi
mencelupkan diri tujuh kali di sungai Yordan. Jawaban Elisa diluar dugaan
membuatnya kecewa, sehingga ia ingin pulang.
Reaksi
seperti Naaman itu juga seringkali kita lakukan. Kita meminta sesuatu kepada
Tuhan, tetapi kita juga sudah menyiapkan sebuah standar jawaban yang nantinya
Tuhan harus menjawabnya sesuai dengan standar kita. Ingatlah permohonan kita
bukan pertanyaan dengan jawaban pilihan ganda. Jika jawabannya tidak sesuai
dengan pilihan yang kita maksudkan, maka akan disalahkan.
Salah satu syaratnya kita berdoa
kepada Tuhan adalah harus berserah kepada Tuhan dan membiarkan-Nya menjawabnya
sesuai dengan cara-Nya bukan cara kita. Ingatlah bahwa
kitalah yang memohon dan Tuhan berhak menjawab sesuai cara-Nya. Tuhan mengetahui apa tang kita butuhkan dan
juga inginkan, tetapi Ia adalah Tuhan yang akan menjawab doa kita dengan
bijaksana.
Ketika
kita datang memohon pertolongan kepada seseorang, kita pasti berharap ia
menjawab permohonan kita, tetapijuga pasrah kepada apa pun jawabannya. Oleh
karena itu, terimalah setiap jawaban
Tuhan dengan sukacita dan belajar menyerahkan pada kehendak Tuhan saat kita
meminta sesuatu kepada-Nya. Dengan begitu kita dapat melihat rencana dan
perbuatan-Nya yang luar bisa didalam hidup kita. Ia adalah Tuhan yang menjawab doa kita dengan bijaksana dan apa yang
benar menurut-Nya, karena Dia adalah
Tuhan yang mengetahui segalanya, termasuk apa yang terbaik bagi kita.
Tuhan
Yesus Memberkati
Doa :
Tuhan
Yesus,terimakasih karena telah mengajariku bagaimana seharusnya aku menantikan
dan menerima jawaban doa dari_mu.
Amin

Tidak ada komentar:
Posting Komentar