Yohanes
14:16
"Aku
akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang
lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya."
Renungan :
Ada
seorang anak yang sedang diajari berenang oleh ayahnya. Ia ketakutan pada waktu
ayahnya memintanya berenang dari bagian kolam yang tidak terlalu dalam menuju
ke bagian kolam yang amat dalam yaitu yang kedalamannya sekitar 2,5 m. Sebagai
anak kecil, bagian kolam yang dalam tentulah amat menakutkan. Namun ketika
berenang perlahan-lahan menuju ke bagian kolam yang dalam, ia merasa aman
karena ia melihat ayahnya ikut berjalan mengikutinya ketika ia menyusuri tepi
kolam sambil terus menatapnya dan siap terjun ke kolam jikalau Ia membutuhkan
pertolongannya.
Bukankah
Tuhan Yesus jauh lebih mampu dan berkuasa daripada seorang ayah? Kisah Tuhan
Yesus berjalan di atas air adalah kisah yang terkenal. Dari kisah ini biasanya
kita belajar tentang kehebatan Tuhan Yesus dan kekurangpercayaan Petrus. Namun
ada banyak pelajaran yang bisa diambil dari kisah ini. Salah satunya adalah ketiadaan jaminan kemudahan hidup dalam
mengikut Tuhan Yesus, namun adanya jaminan penyertaan-Nya dalam sepanjang hidup
kita. Kisah ini berawal dari murid-murid-Nya yang naik perahu menuju ke
seberang danau. Setelah beberapa mil berada dari pinggir pantai, perahu itu
terombang-ambing oleh angin sakal, yaitu angin yang bertiup melawan arah
perahu, sehingga perahu sulit untuk bergerak maju ke arah tujuan. Dalam keadaan
seperti itu, Tuhan Yesus berjalan di atas air dan mendekati perahu mereka. Pada
saat itulah Petrus mencoba untuk ikut berjalan di atas air, namun kemudian
terjatuh dan mulai tenggelam karena imannya guncang saat tiupan angin keras dan
air danau menerpanya. Bagaimana awalnya para murid berada di atas perahu? Atas
perintah Tuhan Yesus. Para murid diperintahkan oleh Tuhan Yesus untuk naik
perahu dan pergi ke seberang danau mendahului Dia, namun diterpa angin sakal.
Bagaimana kisahnya sehingga Petrus bisa berjalan di atas air? Petrus
diperintahkan oleh Tuhan Yesus untuk berjalan di atas air namun terkena tiupan
angin. Tetapi, Tuhan tidak pernah meninggalkan mereka. Ketika mereka dalam
kesulitan, Ia datang memberikan pertolongan pada waktu yang tepat.
Percaya dan mengikuti perintah
Tuhan Yesus bukan berarti jaminan hidup akan mudah dan lancar. Justru jalan
mengikuti Tuhan Yesus akan penuh rintangan dan tantangan. Namun Tuhan Yesus
tidak akan pernah meninggalkan kita sendirian. Ia berjanji untuk menyertai kita
menghadapi segala rintangan dan tantangan. Yohanes 14:16
berkata, "Aku akan minta kepada
Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia
menyertai kamu selama-lamanya." Artinya bahwa tidak perlu ada yang di
risaukan sekalipun mungkin suatu kali kita berada dalam posisi yang lemah. Yang
diperlukan hanyalah percaya sepenuhnya
kalau Tuhan Yesus berkuasa dan beserta kita. Dengan demikian kita akan
menjalani hidup ini penuh keberanian dan kekuatan.
Tuhan
Yesus memberkati.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar