Translate

Kamis, 19 Januari 2023

Jadikan Tuhan Sebagai Prioritas

 


Bacaan :

1 Timotius 6:10

"Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka."

Renungan :

Suatu ketika uang menulis sepucuk surat kepada manusia. Isi surat itu seperti di bawah ini:

"Shalom, selamat pagi.

Wajahku sebenarnya biasa saja, fisikku juga lemah, namun aku mampu mengubah dunia ini. Bahkan aku bisa mengubah perilaku dan sifat manusia karena banyak dari manusia yang mengidolakan aku. Banyak orang berubah kepribadiannya, menghianati teman, menjual tubuh, bahkan meninggalkan iman mereka karena aku. Bagi manusia aku adalah kehormatan, karena aku dapat menentukan kaya dan miskin dan terhormat atau terhina. Aku bukan iblis, tapi tindakan kriminal bisa disebabkan oleh aku. Aku juga bukan orang ketiga, tapi banyak keluarga hancur gara-gara aku. Kepala keluarga mereka sibuk mencari dan mengejar aku, sedangkan para istri mereka sibuk menghambur-hamburkan aku. Anak-anak hanya diberi aku sebagai ganti kasih sayang orang tua mereka. Ya, sangat jelas. Aku juga bukan Tuhan, tapi manusia menyembah aku seperti Tuhan, bahkan seringkali hamba-hamba Tuhan lebih menghormati aku daripada Tuhan. Mereka melayani Tuhan hanya untuk mendapatkan aku, bukan mencari Tuhannya. Padahal aku yang harusnya melayani manusia, tapi kenapa malah manusia yang melayani aku. Aku tidak pernah mengorbankan diriku untuk siapapun, tetapi banyak orang rela mati demi aku. Satu hal yang perlu diingat, aku tidak bisa memberikan damai sejahtera yang abadi. Aku hanya bisa memberikan kesenangan yang semu. Aku tidak bisa memberikan kesehatan, karena aku hanya bisa menjadi alat bayar resep dan dokter. Kalau suatu hari anda dipanggil Tuhan, aku tidak bisa menemani anda. Anda harusnya menghadapi sendiri. Dan saat itu mungkin Tuhan akan bertanya apa yang sudah anda lakukan untuk-Nya bersama aku. Satu hal terakhir yang harus anda tahu, aku tidak pernah berada di surga. Jadi, jangan cari aku di sana ya. Salam sayang dariku, uang."

Surat di atas memang hanya fiktif belaka, tetapi itu bisa menjadi renungan untuk kita. Kita tidak bisa menyembah dua Allah yaitu allah mamon dan Allah Tuhan kita. Kita hanya bisa memilih salah satu dari mereka dan menjadi hamba dari salah satu di antaranya. Oleh karena itu, mari membuat prioritas yang benar dalam hidup ini. Jangan sampai kita salah memilih, supaya kita tidak menyesal selama-lamanya di kekekalan. Pilihlah yang benar. Mamon atau uang tidak bisa menemani kita di surga nanti, karena surga hanya milik Tuhan Allah kita. Tuhan Yesus memberkati.

Doa :

Tuhan Yesus, ampunilah aku karena sering hatiku menjauh dari pada-Mu dan lebih terikat dengan hal-hal dunia. Waktu ku sibuk kugunakan mencari uang dan melupakan Engkau sebagai Sang Pemberi Berkat. Kini bukalah hatiku agar aku dapat menjadikan Engkau yang nomor satu dalam hidupku, sehingga damai sejahtera-Mu tetap tinggal dalam hatiku. Amin. (Dod).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bekerjalah Dengan Segenap Hati

  Bacaan : Pengkhotbah 9:10 "Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada ...