Bacaan :
1
Korintus 13:4
"Kasih
itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan
tidak sombong."
Renungan :
Pada
lomba lari Marathon Zheng-Kai, Tiongkok pada tahun 2010, seorang pelari maraton
wanita dari Kenya bernama Jacqueline Nyetipkei Kiplimo atau biasa dipanggil
Jacq, ikut dalam lomba lari tersebut. Dalam lomba itu Jacq melakukan tindakan
yang sangat terpuji. Ia melihat seorang pelari asal Tiongkok yang tidak
memiliki tangan dan kesulitan ketika mengambil air dan mengalami dehidrasi.
Lalu Jacq menolong memberikan minum kepadanya di setiap pos dari KM 10 hingga
KM 38, sampai pelari tersebut kondisinya membaik. Mau tidak mau tindakannya itu
memperlambat laju larinya dan ia ketinggalan oleh peserta lain. Akhirnya Jacq
harus rela hanya menjadi juara kedua dan kehilangan hadiah utama sebesar
USD10.000.
Ketika
media mewawancarainya, "Mengapa engkau mau membantu orang lain yang tidak
kau kenal dan membuat engkau kehilangan hadiah utama? Padahal engkau berbeda
warga negara, ras dan suku dengan orang tersebut, juga berbeda kulit dan
kepercayaan?" Jacq menjawab, "Saya tidak pernah menyesal untuk
membantu orang lain. Bagi saya, orang itu bukan orang asing tapi sesama manusia
yang perlu mendapat bantuan."
Itulah
kasih, berani berkorban. Kasih yang sudah Tuhan contohkan buat kita. Tuhan
Yesus sudah mau mati di kayu salib untuk menebus dosa-dosa kita sehingga kita
bisa diselamatkan dari dosa. Oleh karena itu, beranikah kita juga berbuat kasih
kepada orang lain tanpa memandang siapa orang tersebut, sebagaimana sudah
diteladankan oleh Tuhan kita Yesus Kristus? Tuhan Yesus memberkati.
Doa :
Tuhan
Yesus, ajarilah aku bahasa kasih-Mu, kasih yang tanpa pamrih, kasih yang tulus
dan kasih yang rela berkorban. Amin. (Dod)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar