Translate

Selasa, 07 Februari 2023

Berbuat Baiklah Kepada Semua Orang

 


Bacaan :

Lukas 6:27

"Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu."

 

Renungan :

Seorang dokter hewan dipanggil untuk melakukan pemeriksaan terhadap seekor anjing wolfhound Irlandia berumur 10 tahun yang bernama Belker. Pemilik anjing tersebut yang bernama Ron dan istrinya Lisa serta anak laki-laki kecil mereka Shane, berharap Belker bisa sembuh. Setelah sang dokter memeriksa Belker, akhirnya ditemukan bahwa Belker menderita penyakit kanker ganas yang sudah tidak bisa disembuhkan. Sang dokter mengatakan kepada keluarga tersebut bahwa ia tidak bisa berbuat apa-apa untuk Belker dan menawarkan kepada mereka untuk memberikan suntikan kematian secara cepat kepada Belker. Mereka pun membuat janji pertemuan untuk melaksanakan proses tersebut. Ron dan Lisa kemudian memberitahu kepada sang dokter bahwa mungkin ada baiknya anak mereka Shane yang masih berumur 6 tahun itu diberitahu agar melihat sendiri secara langsung bagaimana proses penyuntikan tersebut. Mereka merasa bahwa Shane dapat belajar sesuatu dari peristiwa tersebut. Keesokan harinya setelah keluarga tersebut berkumpul, sang dokter melakukan penyuntikan terhadap Belker. Dalam beberapa menit kemudian Belker pun tidur untuk selamanya dengan damai. Shane kecil kelihatannya menerima kejadian tersebut tanpa rasa sedih. Kemudian mereka semua duduk bersama setelah kematian Belker dan mereka membahas mengapa usia anjing lebih cepat daripada manusia. Shane yang awalnya hanya mendengarkan dalam diam kemudian berkata, "Saya tahu jawabannya." Apa yang kemudian keluar dari mulut Shane membuat sang dokter terheran-heran. Sang dokter tidak pernah mendengarkan hal yang begitu nyaman dapat keluar dari mulut seorang anak kecil dan itu mengubah cara hidup sang dokter. Shane berkata, "Manusia dilahirkan agar mereka dapat belajar bagaimana hidup di dalam kehidupan yang baik seperti mencintai setiap orang dalam setiap waktu dan menjadi orang yang baik. Para anjing sudah mengetahui bagaimana cara melakukan hal tersebut, jadi mereka tidak harus tinggal terlalu lama di dunia ini."

Seringkali kita memang harus belajar dari anjing tentang kesetiaan mereka, pengorbanan mereka, pengabdian mereka kepada tuannya, bagaimana mereka begitu bersemangat memberikan kibasan ekor ketika bertemu tuannya, tidak pernah punya dendam dan lain sebagainya. Mereka tidak pernah berpura-pura dan menghidupi kehidupannya dengan penuh cinta kepada tuannya. Di hari yang panas, mereka akan tidur dengan nyaman di bawah pohon yang sejuk. Mereka pun begitu menikmati saat angin menerpa wajah mereka ketika mereka berlari. Ketika tuannya bahagia dia akan ikut loncat-loncat namun ketika tuannya sedang sedih, dia pun hanya diam dan duduk mendekat sambil memberikan perhatian kepada tuannya.

Kehidupan kita terlalu singkat untuk diisi oleh berbagai hal yang tidak penting atau hal yang merugikan. Buatlah suasana yang nyaman dan bahagia kemanapun kita pergi, lupakan hal-hal buruk dan fokus pada hal yang baik. Bahkan berpikirlah hal-hal yang baik kepada orang yang tidak melakukan hal baik kepada kita karena ada tertulis jika kita berbuat baik kepada orang yang berbuat jahat kepada kita, itu seperti menaruh bara di atas kepalanya. Biarlah kita berbuat baik bukan karena orang lain berbuat baik kepada kita, tetapi karena Tuhan Yesus telah lebih dahulu berbuat baik kepada kita, sehingga sudah sepantasnya kita menyalurkan kasih Tuhan Yesus kepada sesama.

Tuhan Yesus memberkati.

 

Doa :

Tuhan Yesus, penuhilah aku dengan rahmat kebaikan-Mu, sehingga melalui kehadiran-Ku orang merasakan dan mengetahui bagaimana mengasihi, bagaimana mengampuni dan bagaimana bisa menerima orang lain apa adanya. Tuhan Yesus yang baik, jadikanlah hatiku seperti hati-Mu sendiri. Amin. (Dod).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bekerjalah Dengan Segenap Hati

  Bacaan : Pengkhotbah 9:10 "Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada ...